Setiawan as-Sasaki

Home » MUHASABAH DIRI » Bahasa Iman

Bahasa Iman


Sumber: Awan's Collections

Sumber: Awan’s Collections

Teruntuk senyum yang selalu menyambut. Teruntuk salam yang mengakrabkan. Teruntuk perbincangan hangat yang selalu terselip tentang dakwah. Teruntuk senda gurau yang kadang memberi semangat dan inspirasi. Teruntuk nasihat-nasihat yang membaikkan diri. Teruntuk kritik dan saran yang membangun. Dan teruntuk kebersamaan dalam meniti jalan-jalan kebaikan. Maha besar Allah dengan segala kehendakNya.

Ya. Seperti itulah bahasa iman dari saudara kita kalau boleh saya ungkapkan. Sungguh indah, mempesona, bercahaya dan membahana. Mengalir penuh inspirasi dan keteladanan.

Syukur seharusnya senantiasa hamba tunjukkan dan layangkan untukMu. Sang Maha segalanya. Tapi kenapa kadang diri ini malas, tidak bersemangat, diam dalam ketidakberdayaan dan ketidaktahuan. Padahal begitu banyak nikmat yang senantiasa kau berikan pada setiap hamba-hambaMu. Nikmat waktu, kesehatan, kesempatan dan begitu banyak lagi nikmat yang lainnya. Apakah karena diri ini terlalu banyak dosa? Sehingga untuk bersyukur dan bersabar dalam setiap menjalani agenda-agenda dakwah menjadi terasa berat. Dan bahkan hal-hal yang ringan menjadi terasa sulit dijalankan. Kurang bersemangat dan lebih banyak mengeluh. Astaghfirullah hal ‘Adzhim.

Ya Allah ampunilah segala dosa hambaMu ini. Sungguh hamba takut jika masa muda yang sedang hamba jalani lebih banyak teralokasikan pada hal-hal yang negatif, bukan positif.

Ya Allah wanita adalah godaan terbesar bagi seorang lelaki. Maka kuatkanlah diri ini agar selalu terjaga dari hal-hal yang tidak disyari’atkan yang datang dari seorang wanita.

Ya Allah hamba juga ingin bermanfaat bagi banyak orang di jalan dakwah ini.

Ya Allah berikanlah barakah terhadap segala aktifitas yang hamba jalani -dalam hal-hal kebaikan- sehingga semuanya bisa terasa menyenangkan dan membahagiakan.

Ya Allah segala puji hanya untukMu. Hamba bahagia menjadi bagian dari mereka. Disaat lemah mereka selalu menguatkan dengan nasihat-nasihat. Saat salah mereka membetulkan dengan bahasa yang indah. Saat banyak masalah mereka selalu terdepan dalam memberikan solusi. Dan begitu banyak lagi aliran-aliran energi kebaikan yang mereka selalu pancarkan.

Ya Allah perkenankanlah hamba untuk selalu istiqamah dalam meniti jalanMu. Bersama mereka; saudara seiman yang selalu bersemangat dalam kebaikan-kebaikan. Tentu dengan selalu ditemani rasa syukur, sabar dan iman yang bercahaya.

Teruntuk direnungi
Rabu, 20 Februari 2013 Qabla Dzhuhur
di Masjid Baabul Hikmah Universitas Mataram
–R. Setiawan–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: