Setiawan as-Sasaki

Home » CATATAN HATIKU » Memaknai Dakwah

Memaknai Dakwah


Dakwah itu warisan para Nabi dan Rasul. Sejarahnya tidak ‘kan pernah terputus. Para pengembannya telah banyak gugur menjadi syuhada. Ruh dakwah mampu menaklukkan dunia sehingga Islam pernah berjaya dengan menguasai dua pertiga dunia.

Dakwah itu pengubah peradaban dari masyarakat Jahiliyah menjadi Islami. Dari tata kehidupan yang kacau, brutal dan tidak beraturan mnjadi damai, makmur dan bermartabat.

Dakwah itu pelita kehidupan. Ia adalah penerang menuju jalan kebenaran. Jalan yang penuh hidayah, barakah dan ridhaNya.

Dakwah itu kewajiban setiap insan. Nahnu Du’at Qabla Qulli Syai’; kita adalah da’i sebelum menjadi yang lainnya. Seberapa pun ilmu kita. Harus kita bagi dengan orang lain dengan mengamalkannya. Walaupun satu ayat.

Dakwah itu cinta. Kepada Allah dan RasulNya. Ini bukan cinta biasa. Tapi cinta yang berbuah pahala dan berakar iman yang kokoh. Yang kelak surga menjadi balasannya.

Dakwah itu awal terbentuknya ukhuwah. Dilandasi dengan iman sehingga jalinannya sangat kuat. Bukan karena keturunan, suku, ras, dan harta. Atau karena hobi dan kedekatan semata. Yang terkadang semu dan rapuh.

Kamis, 21 Maret 2013
Di rumah tercinta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: