Setiawan as-Sasaki

Home » CATATAN HATIKU » Memaknai Kritik dan Nasihat

Memaknai Kritik dan Nasihat


Bismillahirrahmanirrahim…

Kritik dan nasihat itu adalah keharusan. Yang mesti disampaikan jika memang ianya sangat penting dan dibutuhkan oleh si penerima nasihat. Demi sebuah perbaikan kearah yang lebih baik tentunya. Karena itu adalah sebentuk wujud kepedulian kepada saudara kita.

Sejatinya nasihat itu disampaikan dengan penuh adab, kelembutan dan keluhuran niat, agar yang kita sampaikan tak terhijabi kebenarannya. Sehingga pesannya terhubung kepada orang yang kita nasihati. Tapi, karena kita semua memiliki titik beda, maka adakalanya nasihat yang tersampaikan memiliki wujud yang berbeda pula. Terkadang pesan yang tersampaikan tergebu-gebu bercampur ego dan emosi. Tapi apalah daya bagi si penerima. Mau tidak-mau, terima-tidak terima. Ya, memang seperti itulah kadang sebuah nasihat menukik tajam pada diri kita yang tak lepas dari khilaf ini. Untuk kita semua semoga bisa menerima kritik dan nasihat dengan sepenuh hati, sejernih jiwa dan seakrab nurani. Agar pesan yang tertuju kepada kita, tersaksamai dan termaknai. Lalu petiklah buah hikmahnya.

Jum’at,  10 Ramadhan 1434 H / 19 Juli 2013
Pukul 06:31 di Aula LDK Baabul Hikmah UNRAM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: